Jumat, 24 Juni 2022

DESKRIPSI TULISAN

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

Tulisan adalah suatu hasil perwujudan ide dari seorang penulis. Ide sebelum ditransformasikan menjadi suatu tulisan, terlebih dulu diolah secara matang berdasarkan kriteria-kriteria golongan tulisan yang akan dihasilkan.

Suatu tulisan dapat dikategorikan pada golongan tertentu apabila telah memenuhi kriteria-kriteria sesuai golongan tersebut.  Setiap golongan tulisan memiliki perbedaan pada tiap detailnya. Perbedaan ini yang menjadi dasar penggolongan tulisan yang ada.

Pemahaman tentang penggolongan tulisan, sangat diperlukan seorang penulis sebelum ia mewujudkan ide-idenya ke dalam sebuah tulisan. Membuat tulisan dapat diperoleh dengan banyak membaca, berlatih, bekerja keras, pantang menyerah dan membisakan diri serta belajar langsung kepada penulis-penulis ahli yang tentunya memiliki pengalaman lebih banyak.


 

BAB II

PEMBAHASAN

DESKRIPSI TULISAN

 

A.      Pengertian Menulis

Menulis ialah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik itu. Djibran menyatakan bahwa menulis adalah mengungkapkan pikiran, perasaan, pengalaman, dan hasil bacaan dalam bentuk tulisan, bukan dalam bentuk tutur.[1]

Menulis menurut Gie diistilahkan mengarang, yaitu segenap rangkaian kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis kepada masyarakat pembaca untuk dipahami. Dalam kehidupan modern ini jelas bahwa keterampilan menulis sangat dibutuhkan. Menulis dipergunakan sesorang untuk mencatat atau merekam, meyakinkan, melaporkan atau memberitahukan, dan mempengaruhi orang lain. Maksud dan tujuan seperti itu hanya dapat dicapai dengan baik oleh orang-orang yang dapat menyusun pikirannya dan mengutarakannya dengan jelas, kejelasan ini tergantung pada pikiran, organisasi, dan pemakaian kata-kata yang jelas dan baik.

Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa menulis adalah suatu kegiatan seseorang dalam mengungkapkan ide, gagasan atau buah pikiran melalui tulisan. Buah pikiran tersebut dapat berupa pendapat, pengetahuan, pengalaman, keinginan, atau pun perasaan seseorang. Menulis tidak hanya mengungkapkan gagasan melalui bahasa tulis melalui media bahasa tulis saja tetapi meramu tulisan tersebut agar dapat dipahami pembaca. [2]

 

 

 

B.       Deskripsi

Deskripsi adalah suatu tulisan atau karangan yang menggambarkan atau memaparkan suatu objek, lokasi, keadaan atau benda dengan kata-kata. Biasanya apa yang kita gambarkan dalam karangan kita merupakan hasil pengamatan panca indra kita.

Teks deskripsi merupakan sebuah teks paragraf yang berisikan penjelasan atau gambaran dari suatu objek, tempat, dan sebagainya sesuai dengan topik yang disajikan kepada pembaca agar pembaca dapat mengetahui topik yang dijelaskan atau digambarkan pada teks tersebut secara terperinci serta jelas. dari pernyataan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian teks deskripsi adalah teks yang berbentuk paragraf yang mendeskripsikan atau menjelaskan tentang suatu objek, tempat, orang dan lain sebagainya.[3]

Berdasarkan pengertian teks deskripsi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa teks deskripsi digunakan untuk memberikan gambaran jelas tentang suatu hal, kejadian atau peristiwa. Tidak hanya itu teks deskripsi juga dapat digunakan untuk memberikan gambaran informasi tentang seseorang, seperti contoh teks deskripsi tentang artis, presiden, ayah, ibu, dan sebagainya.

Contoh teks deskripsi pada dasarnya sudah banyak beredar baik secara online maupun dalam bentuk cetak atau tertulis. Dalam kehidupan sehari-hari contoh teks deskripsi dapat dengan mudah kita temukan dalam bentuk majalah maupun surat kabar lainnya.[4]

Sama seperti teks lain pada umumnya. Disamping pengertian dan contoh, teks deskripsi juga memiliki ciri-ciri khusus untuk membedakannya dengan jenis teks lainnya.

1.        Jenis karangan deskripsi

Secara garis besar ada 2 macam bentuk karangan deskripsi:

a.              Deskripsi Ekspositori

Merupakan suatu karangan yang sangat logis, biasanya merupakan daftar rincian atau hal yang penting-penting saja yang disusun menurut sistem dan urutan-urutan logis objek yang diamati.

b.             Deskripsi Impresionatis

Merupakan karangan yang menggambarkan impresi penulisnya, atau untuk menetralisir pembacanya. Deskripsi impresionistis ini lebih menekankan impresi atau kesan penulisnya ketika melakukan observasi atau ketika melakukan impresi tersebut.[5]

2.        Ciri-ciri karangan deskripsi

Karangan deskripsi memiliki ciri-ciri seperti:

a.              Menggambarkan atau melukiskan sesuatu,

b.             Penggambaran tersebut dilakukan sejelas-jelasnya dengan melibatkan kesan indera,

c.              Membuat pembaca atau pendengar merasakan sendiri atau mengalami sendiri.

3.        Contoh deskripsi berupa fakta

Hampir semua pelosok Mentawai indah. Di empat kecamatan masih terdapat hutan yang masih perawan. Hutan ini menyimpan ratusan jenisflora dan fauna. Hutan Mentawai juga menyimpan anggrek aneka jenis dan fauna yang hanya terdapat di Mentawai. Siamang kerdil, lutung Mentawai dan beruk Simakobu adalah contoh primata yang menarik untuk bahan penelitian dan objek wisata.

4.        Contoh deskripsi berupa fiksi

Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain.[6]


 

BAB III

KESIMPULAN

 

Deskripsi ialah pemaparan / penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terperinci dan Tujuan dari penulisan deskripsi adalah menulis untuk memberikan perincian atau detail tentang objek sehingga pembaca seakan-akan ikut melihat, mendengar, merasakan, atau mengalami apa yang dideskripsikan.
Karangan deskripsi ini terbagi atas dua jenis yaitu deskripsi ekspositoris dan deskripsi artistik/impresionistik. Paragraf deskripsi mempunyai ciri-ciri tersendiri serta jenis-jenis deskripsi diantaranya paragraf deskripsi spatial, paragraf deskripsi objektif dan paragraf deskripsi subjektif.

 


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Akhadi, Sabarti . 1991. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga.

 

Ramlan, M. 1987. Sintaksis Bahasa Indonesia Suatu Tinjaun Deskriptif. Yogyakarta : Gadjah Mada Universitas Press.

 

Wiyanto. 2004. Terampil Menulis Peragraf. Jakarta : PT Grasindo.

 



[1] Wiyanto. 2004. Terampil Menulis Peragraf. Jakarta : PT Grasindo., hlm. 14

[2] Ibid., hlm. 15

[3] Sabarti Akhadi. 1991. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga., hlm. 13

[4] Ibid., hlm. 16

[5] M. Ramlan, 1987. Sintaksis Bahasa Indonesia Suatu Tinjaun Deskriptif. Yogyakarta : Gadjah Mada Universitas Press., hlm. 17

[6] Ibid., hlm. 18

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Silahkah di download file higgsdomino  Link download 64 bit https://www.mediafire.com/file/ncws8zo286b86mg/Higgs+Games+Island_64bit_2.49.zi...