BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
kita sering beranggapan bahwa Matematika itu sulit, meskipun kita sudah mendapatkan pelajaran ini sejak dibangku sekolah dasar. Perlu di beri garis besar bukanlah kesulitannya, namun manfaat yagn bisa kit dapat dari mempelejari ilmu Matematika itu banyak. Sekali. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga tidak jarang menggunakan ilmu Matematika untuk menghitung sesuatu. dalam matematika dikenal juga dengan adanya berbagai bangun, baik bangun datar maupun bangun ruang.
Dalam makalah ini saya akan membahasa tentang bangun datar, itupun juga tidak semuanya, Hanya sebatas mengenai tentang Jajar Genajang, baik keliling dan luasnya.
B. Rumusan Masalah
1.
Apa yang dimaksud dengan Jajar Genjang?
2.
Bagaimana cara menghitung luas dan keliling Jajar
Genjang?
3.
Bagaimana penerapan Jajar Genjang dalam kehidupan
sehari-hari?
4.
Jelaskan Contoh
Soal dan Jawaban ?
C. Tujuan
1.
Mengetahui bentuk bangun datar Jajar Genjang
2.
Mengetahui cara menghitung luas dan keliling Jajar
Genjang
3.
Mengetahui penerapan Jajar Genjang dalam kehidupan
sehari-hari
4.
Dapat
menyelesaikan Soal Jajar Genjang
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Jajar Genjang
Contoh bangun jajar genjang
Pada gambar bangun jajar genjang di
atas, terlihat bahwa sisi AB sejajar dengan sisi DC dan sisi AD sejajar dengan
BC. Sisi AB dan sisi DC saling berhadapan, dan sisi AD dan sisi BC juga saling
berhadapan. Dari uraian tadi bisa kita buat pengertian jajar
genjang. Jajar Genjang atau yang disebut juga dengan Jajaran Genjang
adalah sebuah bangun datar dua dimensi yang terbentuk oleh dua pasang rusuk
yang masing-masing sama panjang dan sejajar, dan memiliki dua pasang sudut
bukan siku-siku yang masing-masing sama besar dengan sudut dihadapannya.
Cara yang paling mudah dalam membuat jajar genjang adalah dengan memutar suatu
segitiga sejauh 1800 dengan pusat titik tengah salah satu
sisinya. Pada gambar di bawah ini, gambar yang atas segitiga DAB dengan titik
tengah sisi BD adalah O, gambar yang bawah segitiga BCD adalah hasil putaran
segitiga DAB, dan bangun ABCD adalah jajar genjang yang terbentuk dari segitiga
DAB dan hasil putarannya (segitiga BCD).[1]
Sifat-sifat jajar genjang:
1. Sudut yang
berhadapan sama besar
2. Sisi yang
berhadapan sama panjang
3. kedua
diagonalnya saling membagi dua sama panjang
4. mempunyai
dua simetri putar
5. tidak
mempunyai simetri lipat
B. Luas dan Keliling
Jajar Genjang
1.
Luas Jajar genjang
Jajar Genjang dapat dibuat dari persegi panjang dengan memindahkan bagian
satu ke kiri persegi panjang. Karena jajar genjang berasal dari persegi panjang
maka luas jajar genjang sama dengan luas persegi panjang.
Panjang persegi
panjang =
Alas jajar genjang
Lebar persegi
panjang
=
Tinggi jajar genjang
Jadi, rumus luas jajar genjang
adalah:
L = a × t
Keterangan:
a = alas
t = tinggi
2.
Keliling Jajar Genjang
Jajar Genjang adalah bangun datar yang mempunyai dua pasang sisi sejajar
yang sama panjang. Cara menghitung keliling jajar genjang adalah dengan mengukur
panjang semua sisi dan menjumlahkannya. Contohnya adalah sebagai berikut:[2]
Gambar di atas adalah gambar jajar genjang dengan dua pasang sisi
sejajarnya, sisi AB // DC dan sisi AD // BC. Dari uraian tadi dapat disimpulkan
bahwa rumus keliling jajar genjang adalah:
K = 2 (AB+BC)
C. Penerapan
dalam Kehidupan Sehari - hari
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak akan terlepas dari persoalan
matematika, dengan hitung menghitungnya. Misalnya saat kita akan membeli tanah
tentunya sebelum kita membeli tanah tersebut kita harus mengetahui berapa luas
tanah dan harga per-meternya. Untuk mengetahui semua itu tentunya kita
menggunakan ilmu matematika. Maka dari itu, ilmu matematika sangat kita
perlukan dalam kehidupan sehari-hari.
D. CONTOH SOAL
1. Ibu akan memasang renda pada sebuah taplak meja berbentuk
jajar genjang. ukuran alas taplak meja tersebut 4 m dan sisi miringnya 2 m.
Berapa meter renda yang telah ibu gunakan?
Penyelesaiannya:[3]
Untuk
menyelesaikan soal tersebut, terlebih dahulu perhatikan pernyataan kalimat
dengan seksama.
a. Taplak meja berbentuk jajar
genjang.
b. Alas taplak meja 4 m
c. Sisi miring taplak meja 2 m
Setelah kita
mengetahui semuanya pasti kita punya gambaran tentang apa yang akan kita cari.
Keliling taplak tersebut. Dengan begitu kita gunakan rumus keliling:
Keliling = 2
× (alas + sisi miring)
= 2 × (4 m + 2 m)
= 2 × (6 m)
= 12 m
Jadi, renda
yang telah ibu gunakan sepanjang 12 m.
2.
Pada sebuah jajar genjang diketahui luasnya 250 cm2.
Jika panjang alas jajar genjang tersebut 5x dan tingginya 2x.
Tentukan nilai x, panjang alas dan tinggi jajar genjang tersebut.
Penyelesaian:[4]
Untuk menentukan nilai x kita gunakan rumus mencari luas, yakni:
Luas = alas × tinggi
250 cm2 = (5x) × (2x)
250 cm2 = 10x
x = 25 cm
Setelah mengetahui nilai x, maka panjang alas jajar genjang dapat dicari,
yaitu:
Panjang Alas = 5x
Panjang Alas = 5 × (25 cm)
Panjang Alas = 125 cm
Dengan cara yang sama (memasukkan nilai x) kita akan dapatkan panjang
tinggi jajar genjang, yaitu:
Panjang Tinggi = 2x
Panjang Tinggi = 2 × (25 cm)
Panjang Tinggi = 50 cm
3.
Pak Amir mempunyai tanah berbentuk jajar genjang
ABCD dengan AB = 12 cm dan AB : BC = 4 : 3. Jika tinggi = 6 cm, hitunglah keliling
dan luasnya!
Penyelesaian:
Untuk
mencari keliling ABCD terlebih dahulu harus mencari panjang BC dengan
menggunakan konsep perbandingan, yaitu:[5]
AB : BC = 4 : 3
12 cm : BC = 4 : 3
BC = 9 cm
Dengan
menggunakan panjang BC kita dapat mencari keliling jajar genjang, yaitu:
Keliling = 2 (AB+BC)
Keliling = 2 (12 cm + 9 cm)
Keliling = 2 (21 cm)
Keliling = 42 cm
Sedangkan
luas jajar genjang kita gunakan rumus mencari luas, yakni:
Luas = alas ×
tinggi
Luas = 12 cm × 6 cm
Luas = 72 cm2
BAB III
PENUTUP
Kesimpulaan
1. Jajar
Genjang adalah sebuah bangun datar dua dimensi yang terbentuk oleh dua pasang
rusuk yang masing-masing sama panjang dan sejajar, dan memiliki dua pasang
sudut bukan siku-siku yang masing-masing sama besar dengan sudut dihadapannya.
2. Sifat-sifat
jajar genjang:
a.
Sudut yang berhadapan sama besar
b.
Sisi yang berhadapan sama panjang
c.
kedua diagonalnya saling membagi dua sama panjang
d.
mempunyai dua simetri putar
e.
tidak mempunyai simetri lipat
3.
Rumus luas jajar genjang
L = a × t
4.
Rumus keliling jajar genjang
K = 2 (AB+BC)
DAFTAR PUSTAKA
Az, Mulyana. 2007. Tip dan Trik Berhitung Super Cepat dengan Konsep
Rahasia Matematika. Surabaya : Agung Media Mulya.
Kasri, M. Khafid & Suyati. 2002. Pelajaran Matematika Penekanan
pada Berhitung Jilid 6B. Jakarta : Erlangga.
Lapis PGMI. 2007. Matematika 3, Sifat-sifat Segi Empat.
Surabaya : Lapis.
Simanjuntak, Lisnawati, dkk. 2008. Metode Mengajar Matematika 2.
Jakarta : Rineka Cipta.
Sutardi. 2006. Pandai Berhitung Matematika SD jilid 4. Jakarta
: Erlangga.
[1] Kasri, M.
Khafid & Suyati.. Pelajaran Matematika Penekanan pada Berhitung
Jilid 6B. (Jakarta :
Erlangga, 2002), hlm. 78
[2] Simanjuntak,
Lisnawati, dkk.. Metode Mengajar Matematika 2. (Jakarta : Rineka Cipta, 2008), hlm. 65
[3] Sutardi.. Pandai
Berhitung Matematika SD jilid 4. (Jakarta : Erlangga, 2006), hlm. 45
[4] Az,
Mulyana.. Tip dan Trik Berhitung Super Cepat dengan Konsep Rahasia
Matematika. (Surabaya :
Agung Media Mulya, 2007), hlm. 76
[5]Ibid.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar