Senin, 13 Juni 2022

Pengertian Unsur dan Fungsi Komunikasi

 


unsur fungsi dan pengertian komunikasi 

BAB I

PENDAHULUAN



 

A.    Latar Belakang

Ada dugaan kuat bahasa nonverbal muncul sebelum bahasa verbal. Konon, hewan perimata (kera, monyet, gorila, dan sejenisnya) berevolusi sejak kira-kira 70juta tahun lalu, salah satu spesies berkembang menjadi mahluk yang mirip manusia (hominid). Komunikasi Verbal termasuk penggunaan kata-kata atau tulisan. Bahasa yang digunakan seseorang biasanya mengisyaratkan arti khusus yang kadang hanya dimengerti oleh komunitas tempat individu berbeda. Sehingga dengan bahasa yang diucapkan atau dituliskan. kita dapat menebak seseorang berasal dari komunitas mana.

Bentuk awal komunikasi mendahului evolusi bagian otak (neocortex) yang berperan dalam penciptaaan manusia. Jadi komunikasi nonverbal lebih tua dari pada komunikasi verbal. Kita lebih awal melakukannya, karena usia kira-kira 18 bulan, kita bergantung kepada sentuhan, senyuman, pandangan mata, dan sebagainnya.

Komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak, isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata. penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainnya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanaan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara.

B.     Rumusan Masalah

a.       Apa pengertian, unsur, dan fungsi dari Komunikasi Verbal?

b.      Apa pengertian, kakteristik, bentuk-bentuk, dan fungsi dari Komunikasi Nonverbal?

 

 

C.    Tujuan

Adapun tujuan makalah ini dibuat adalah untuk membantu memberikan penjelasan kepada pembaca tentang Komunikasi Verbal dan Nonverbal dan menjadi pengetahuan bagi teman-teman yang membaca sebagai meteri pembelajaran.

 

 

 

 

 


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.    Komunikasi Verbal

a.       Pengertian Komunikasi Verbal

Melalui bahasa nasional, orang bisa berhubungan tanpa memandang agama dan warna kulit. Demikian juga dengan halnya bahasa inggris yang diterima sebagai bahasa di dunia, memungkinkan orang bisa kemana-mana tanpa banyak menemukan kesulitan.

Sebagai alat pengikat dan perekat dalam hidup bermasyarakat, bahasa dapat membantu kita menyusun struktur pengetahuan menjadi logis dan mudah diterima oleh orang lain. Sebab bagaimana sebuah ide, jika tidak disusun dengan bahasa yang lebih sistematis sesuai dengan aturan yang telah diterima maka ide yang baik akan menjadi kacau.[1]

Potter dan Perry (1987) menyatakan bahwa komunikasi verbal termasuk penggunaan kata-kata atau tulisan. Bahasa yang digunakan seseorang biasanya mengisyaratkan arti khusus yang kadang hanya dimengerti oleh komunitas tempat individu berbeda. Sehingga dengan bahasa yang diucapkan atau dituliskan. kita dapat menebak seseorang berasal dari komunitas mana.

Contoh: komunikasi verbal melalui lisan dapat dilakukan dengan menggunakan media, seperti seseorang yang bercakap-cakap melalui telepon. Sedangkan komunikasi verbal melalui tulisan dilakukan dengan secara tidak langsung antara komunikator dengan komunikan. Proses penyampaian informasi dilakukan dengan menggunakan berupa media surat, lukisan, gambar, grafik dan lain-lain.

 

b.      Unsur Komunikasi Verbal

Lebih lanjut Potter dan Perry (1987) mengidentifikasi bahwa komunikasi verbal sangat dipengaruhi beberapa faktor yaitu denotative dan connotative meaning (kemaknaan), vocabulary (perbendaharaan kata), pacing (kecepatan), intonation (nada suara), clarity dan brevity (kejelasan dan keringkasan), dan timing and relevance (waktu dan relevasi).

 Kemaknaan dari kata, kalimat, atau bahasa yang digunakan seseorang menjadi hal yang sangat relevan untuk dikaji dan dimengerti oleh orang yang sedang melakukan proses komunikasi verbal. Sebab bisa jadi satu kata akan mengandung beribu makna. Ada beberapa unsur penting dalam komunikasi verbal, yaitu:

a)      Bahasa

Pada dasarnya bahasa adalah suatu sistem lamabang yang memungkinkan orang berbagi makna. Dalam komunikasi verbal, lambing bahasa yang dipergunakan adalah bahasa verbal melalui lisan, tertulis pada kertas, ataupun elektroni. Bahasa suatu bangsa atau suku berasal dari interaksi dan hubungan antar warganya satu sama lain.

Bahasa memiliki banyak fungsi, namun sekurang-kurangnya ada tiga fungsi yang erat hubungannya dalam menciptakan komunikasi yang efektif. Ketiga fungsi itu adalah:

1.      Untuk mempelajari tentang dunia sekeliling kita.

2.      Untuk membina hubungan yang baik diantara sesame manusia.

3.      Untuk menciptakan ikatan-ikatan dalam kehidupan manusia.

Menurut para ahli, ada tiga teori yang membicarakan sehingga orang bisa memiliki keputusan berbahasa:

1.      Teori Operant Conditioning yang dkembangkan oleh seorang ahli psikologi oleh seorang ahli psilkologi behavioristik yang bernama B. F. Skiner (1957).

 Teori ini menekankan unsur rangsangan (stimulus) dan tanggapan (response) atau lebih dikenal dengan istilah S. R. teori ini menyatakan bahwa jika satu organisme dirangsang oleh stimuli dari luar, orang cenderung akan memberi reaksi. Anka-anak mengetahui bahasa karena ia diajarkan oleh orang tuanya atau meniru apa yang diucapkan oleh orang lain.

2.      Teori Kognitif yang dikembangkan oleh Noam Chomsky. Menurutnya kemempuan berbahasa yang ada pada manusia adalah pembawaan biologis yang dibawa lahir.

3.      Teori Mediating theory atau teori penengah. Dikembangkan oleh Charles Osgood. Teori ini menekankan bahwa manusia dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, tidak saja bereaksi terhadap rangsangan (stimuli) yang diterima dari luar, tetapi juga dipengaruhi oleh proses internal yang terjadi dalam dirinya.[2]

b)      Kata

Kata merupakan inti lambang terkecil dalam bahasa. Kata adalah lambang yang melambangkan atau mewakili sesuatu hal, seperti orang, barang, kejadian, atau keadaan.

 Jadi, kata itu bukan orang, barang, kejadian, atau keadaan sendiri. Makna kata tidak ada pada pikiran orang. Tidak ada hubungan langsung antara kata dan hal. Yang berhubungan langsung hanyalah kata dan pikiran.

c.       Fungsi Komunikasi Verbal

Secara garis besar fungsi komunikasi verbal ada dua funsgi terhadap masyarakat dan fungsi terhadap individu. Menurut Lasswell dan Wright ada empat fungsi sosial, yaitu:

1.      Pengawasan lingkungan.

2.      Korelasi antar bagian dalam masyarakat terhadap lingkungannya.

3.      Sosialisasi.

4.      Hiburan.

Kemudian menurut Lazarsfeld dan Merton fungsi sosial komunikasi verbal adalah:

1.      Memberikan status.

2.      Memperkokoh norma-norma sosial.

Meskipun komunikasi melalui media massa itu fungsional, tetapi dapat berubah menjadi disfungsional. Sedangkan, fungsi terhadap individu ada tujuh:

1.      Pengawasan atas pencarian informasi.

2.      Mengembangkan konsep diri.

3.      Fasilitas dalam hubungan sosial.

4.      Subsitusi dalam hubungan sosial.

5.      Membantu melegakan emosi.

6.      Pelarian dari ketegangan dan keterasingan.

7.      Sebagai bagian dari kehidupan rutin atau ritualisasi.

Menurut Samovar (Ilya Sunarwadi, Komunikasi Antar Budaya), bahwa dalam suatu peristiwa komunikasi, perilaku nonverbal digunakan secara bersama-sama dengan bahasa verbal.[3]

 

B.     Komunikasi Nonverbal

1.      Pengertian Komunikasi Nonverbal

Komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak, isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata.

 penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainnya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanaan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara.

Para ahli dibidang komunikasi nonverbal biasanya menggunkan defenisi “tidak menggunakan kata” dengan ketat, dan tidak menyamakan komunikasi nonverbal dengan komunikasi nonlisan. Contohnya bahasa isyaratdan tulisan tidak dianggap sebagai komunikasi nonverbal karena menggunakan kata, sedangkan intonasi dan gaya berbicara tergolong sebagai komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal juga berbeda dengan komunikasi bawah sadar, yang dapat berupa komunikasi verbal ataupun nonverbal.[4]

2.      Karakteristik Komunikasi Nonverbal

Salah satu cara mendefenisikan komunikasi nonverbal adalah berdasarkan katagori sebagai berikut teori pemilihan umum dalam karakteriristik komunikasi kelompok apapun fungsi yang disandangnya, baik primer maupun sekunder nonverbal, isyarat badaniah (gerstural), bergambar (pictorial) karakteristik perasaan-perasaan (emosi kita) melalui pesan-pesan nonverbal.

Komunikasi nonverbal merupakan salah satu bentuk media komunikasi yang berupa mengemas pesan nonverbal dengan cara yang tepat sesuai dengan karakteristik. Beberapa karakteristik dari  komunikasi nonverbal, yaitu:

1)      Kita selalu berkomunikasi.

2)      Arti tergantung kepada konteks.

3)      Komunikasi nonverbal lebih dapat dipercaya.

4)      Cara untama menyatakan perasaan dan sikap

 

3.      Bentuk-bentuk Komunikasi Nonverbal

1)      Komunikasi Visual

Komunikasi visual merupakan salah satu bentuk komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan berupa gambar-gambar, grafik-grafik, lambang-lambang, atau simbol-simbol.

Dengan menggunakan gambar-gambar yang relevan, dan penggunaan warna yang tepat, serta bentuk yang unik akan membantu mendapat perhatian pendengar. Dibandingkan dengan hanya mengucapkan kata-kata saja, penggunaan komunikasi visual ini akan lebih cepat dalam pemerosesan informasi kepada pendengar.[5]

2)      Komunikasi Sentuhan

Ilmu yang mempelajari tantang sentuhan dalam komunikasi nonverbal sering disebut Haptik. Sebagai contoh: bersalaman, pukulan, mengelus-ngelus, sentuhan di punggung dan lain sebagainnya merupakan salah satu bentuk komunikasi yang menyampaikan suatu maksud atau tujuan tertentu dari orang menyentuhnya.

3)      Komunikasi Gerakan Tubuh

Kinesik atau gerakan tubuh merupakan bentuk komunikasi nonverbal seperti, melakukan kontak mata, ekspresi wajah,, isyarat dan sikap tubuh. Gerak tubuh digunakan untuk menggantikan suatu kata yang diucapkan.

 Dengan gerakan tubuh, seseorang dapat mengetahui informasi yang disampaikan tanpa harus mengucapkan suatu kata. Seperti menggunakan kepala berarti setuju. Contoh:  isyarat tangan dan kepala.

 

4)      Komunikasi Lingkungan

Lingkungan dapat memiliki pesan tertentu bagi orang yang melihat atau merasakannya. Contoh: jarak, ruang, temperatur dan warna. Ketika seseorang menyebutkan bahwa “jaraknya sangat dekat”, “ruangan ini bersih”, “lingkungannya dingin” dan lain-lain, berarti seseorang tersebut menyatakan demikian karena atas dasar pengelihatan dan perasaan kepada lingungan tersebut.

5)      Komunikasi Penciuman

Komunikasi penciuman merupakan salah satu bentuk komunikasi dimana penyampaian suatu pesan atau infomasi melalui aroma yang dapat dihirup oleh indra penciuman.

Misalnya aroma masakan, seseorang tidak akan memahami bahwa masakan tersebut termasuk masakan apa bila ia hanya menciumnya sekali.

6)      Komunikasi Pemanpilan

Seseorang yang memakai pakain rapi atau dapat dikatakan penampilan yang menarik, sehingga mencerminkan kepribadiannya. Hai ini merupakan bentuk komunikasi yang menyampaikan pesan kepada orang yang melihatnya. Tetapi orang akan menerima pesan berupa tanggapan yang negative apabila penampilannya buruk (pakaian tidak rapi, kotor dan lain-lain).

7)      Komunikasi Citarasa

Komunikasi citarasa merupakan salah satu bentuk komunikasi, dimana penyampain sesuatu pesan atau informasi melalui citarasa dari suatu makanan dan minuman. Seseorang tidak akan mengatakan bahwa suatu makanan atau minuman memiki rasa enak, manis, lezat dan lain-lain, apabila makanan tersebut telah memakan atau meminumnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa citarasa dari makanan atau minuman tadi menyampaikan suatu maksud atau makna.

 

4.      Fungsi Komunikasi Nonverbal

Komunikasi nonverbal dapat menjalankan fungsi penting, periset nonverbal mengindentifikasi enam fungsi utama (Ekman, 1965, Knapp,1978).

1)      Untuk menekankan

Kita menggunakan komunikasi nonverbal untuk menonjolkan atau menekankan bagian dari pesan verbal. Misalnya saja, mungkin tersenyum untuk menekankan kata atau ungkapan tertentu, atau memukulkan tangan ke dinding untuk menekankan suatu hal tertentu.

2)      Untuk melengkapi atau Complement

Untuk memperkuat warna atau sikap umum yang dikomunikasikan oleh pesan verbal. Jadi,  anda mungkin menagis ketika menceritakan kisah sedih atau menggeleng-gelengkan kepala ketika menceritakan ketidak jujuran seseorang.

3)      Untuk menunjukan kontradiksi

Kita secara sengaja mempertentangkan pesan verbal kita dengan gerakan nonverbal. Contohnya anda dapat menyilangkan jari anda atau mengedipkan mata untuk menunjukkann bahwa apa yang anda katakan tidak benar

4)      Untuk mengatur

Gerak-gerik nonverbal dapat mengendalikan atau mengisyaratkan keinginan anda untuk mengatur arus pesan verbal. Mengerutkan bibir, mencondongkan badan kedepan atau membuat gerak tangan untuk menunjukkan bahwa anda ingin mengatakan sesuatu. merupakan contoh-contoh dari fungsi mangatur ini. Anda mungkin juga mengangkat tangan atau menyuarakan jeda contoh menggunakn kata “emm” untuk memperlihatkan bahwa anda belum selesai bicara.

 

5)      Untuk mengulagi

Kita dapat mengulangi atau merumuskan ulang makna dari pesan verbal. Misalnya, anda dapat menyertai pertanyaan verbal “apa salah?” dengan mengangkat alis mata anda atau anda dapat menggerakkan kepala atau tangan untuk mengulangi pesan verbal “ayo kita pulang”.

6)      Untuk menggantikan

Komunikasi nonverbal juga dapat menggartikan pesan verbal. Misalnya, “sip” dengan tangan anda tanpa berkata apa-apa. Anda dapat menganggukan kepala untuk mengatakan “iya” atau menggelengkan kepala untuk mengatakan “tidak”.[6]

 

 

 


 

BAB III

PENUTUP

A.    Kesimpulan

Komunikasi Verbal adalah penggunaan kata-kata atau tulisan. Bahasa yang digunakan seseorang biasanya mengisyaratkan arti khusus yang kadang hanya dimengerti oleh komunitas tempat individu berbeda. Sehingga dengan bahasa yang diucapkan atau dituliskan.

Unsur komunikasi verbal yaitu bahasa dan kata. Bahasa adalah suatu sistem lambang yang memungkikan orang berbagi makna. Lambang komunikasi yang digunakan adalah lisan, tertulis pada kertas ataupun elektronik. Kata adalah lambang yang melambangkan entah orang, barang, kejadian atau keadaan.Fungsi komunikasi verbal yaitu pencarian informasi, sosialisasi, membantu melegakan emosi, dan hiburan.

Komunikasi Nonverbal adalah proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak, isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan kontak mata. Karakteristik komunikasi nonverbal yaitu kita selalu berkomunikasi, arti bengatung kepada konteks, komunikasi nonverbal lebih dapat dipercaya, cara utama untuk menyatakan perasaan dan sikap.

Bentuk-bentuk komunikasi ada tujuh, yaitu komunikasi visual, sentuhan, gerak tubuh, lingkungan, penciuman, penampilan dan citarasa. Fungsi komunikasi yaitu untuk menekankan, melengkapi, menujukkan kontradiksi, mengatur, mengulangi dan menggantikan.

B.     Saran

Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca terutama kepada mahasiswa yang ingin mempelajari atau mengetahui tentang Komunikasi Verbal dan Komunikasi Nonverbal. Setelah membaca makalah ini diharapkan pembaca menyadari pentingnya Kebudayaan dan Kepribadian dalam kehidupan kita.


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Hafied Cangara. 2010, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: Rajawali.

Hardiman F Budi. 2009, Menuju Masyarakat Komunikatif, Yogyakarta: Kanisius.

Abdillah Hanan. 2013, Memahami Komunikasi Antar Manusia, Surabaya: Usaha Nasional.

Mulyana Deddy. 2011, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, Bandung: Remaja Rosdakarya.

 

 



[1] Hafied Cangara, Pengantar Ilmu komunikasi. (Jakarta: Rajawali pers,2010) Hlm.100-101

[2] Hardiman, F. Budi. Menuju Masyarakat Komunikatif. (Yogyakarta: Kanisius,2009) Hlm. 54

[3] Hardjana , Agus M. Komunikasi Intrapersonal dan interpersonal. (Yogyakarta: Kanisius,2003) Hlm.87

[4] Abdillah hanan, Memahami Komunikasi Antar Manusia, (Surabaya: Usaha Nasional,2013) Hlm.217

[5] Mulyana, Deddy,Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar, (Bandung: Raja Rosdakarya,2011) Hlm.67

[6] hafied cangara, pengantar ilmu komunikasi, (Jakarta: raja grafindo,2010) Hlm.103

 Silahkah di download file higgsdomino  Link download 64 bit https://www.mediafire.com/file/ncws8zo286b86mg/Higgs+Games+Island_64bit_2.49.zi...