Rabu, 25 Mei 2022

PENDIDIKAN AKIDAH, IBADAH, DAN AKHLAK DALAM WAWASAN PENDIDIKAN ISLAM

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.      LATAR BELAKANG

 

      Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan manusia mendapat perhatian penting dalam islam,mengingat perannya yang sangat dominan dalam pengembangan sumber daya insani menuju terbentuknya manusia sempurna(al-insan al-kamil.

Manusia memang dikaruniai kemampuan dasar yang bersifat jasmani dan rohani,agar dengannya manusia mampu mengurangi hidup dengan sejahtera dan sesuai dengan rambu-rambu yang telah digariskan hidup dengan sejahtera dan sesuai dengan kemampuan dasar tersebut tidak akan banyak artinya apabila banyak dikembangkan dan diarahkan melalui proses pendidikan.

      Dalam undang-undang pendidikan no 20 tahun 2003,memakai istilah peserta didik bukan siswa,kemudian pelajar,dan mahasiswa mungkin dengan perkataan itu telah bisa mencakup seluruhnya sifatnya lebih umum juga erat kaitannya dengan pendidikan tidak hanya pada pendidikan formal maupun nonformal.

Adapun dalam pandangan modren pendidikan islam tidak hanya dianggap sebagai objek atau sasarana pendidikan,dengan cara melibatkan mereka dalam memecahkan masalah dalam proses pendidikan

Oleh karena itu,pendidikan islam yang meliputi pendidikan akhlak,ibadah.Terlebih dahulu kita harus mencermati mengenai kata kata yang erkait pendidikan akhlak dan pendidikan ibadah tersebut. (Sirait, 2019, p. 208)

 

 

 

 

B. RUMUSAN MASALAH

  1. Apa pengertian materi pendidikan aqidah,ibadah,dan akhlak?

  2. Apa sumber alquran dan hadis tentang pendidikan

     akidah,ibadah,dan akhlak?

  3. Siapa saja tokoh pemikiran tentang pendidikan

     akidah,ibadah,dan akhlak?

C. TUJUAN PEMBUATAN MAKALAH

   1. Untuk mengetahui pengertian materi pendidikan aqidah,

ibadah,dan akhlak

   2.Untuk megetahui sumber alquran dan hadis tentang pendidikan akidah,ibadah,dan akhlak

   3..Untuk mengetahui siapa saja tokoh didalam pendidikan

       akidah, ibadah, dan akhlak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                               

           


BAB II

PEMBAHASAN

 

A.   Pengertian Pendidikan Akidah,ibadah,dan akhlak.

                Pendidikan secara etimologi kata yang senantiasa dirujuk para ahli adalah tarbiyah untuk kemudian dijelaskan bahwa berasal dari”robba-yarbu” yang berarti yang bertambah dan bertumbuh “rabiyah-yarba”yaitu menjadi besar dan memelihara.Dari akar tersebut pendidikan dipahami sebagai segala sesuatu yang mengalami proses perubahan kearah yang lebih baik.Pendidikan juga dapat dikaitkan sebagai konsep atau objek yang diamati atau objek itu sendiri yang mengalami proses perbaikan dalam arti kearah yang lebih baik.Kata tarbiyah berasal dari kata “ra-ba-ba” yang disebutkan hingga 1241 kali.Hal ini dengan merujuk salah satu nama Allah “rabbun” yang merupakan terjemahan dari tuhan yang selalu berperan dalam segala hajat manusia. (Sirait, 2019, p. 208)

                Akidah,istilah ini dalam uraian Al-Attas berarti penyerahan diri sejatinya hanya kepada Allah semata yang juga bermakna aslama.Hamka lebih menerjemahkannya lebih sederhana yaitu tauhid (keyakinan) yang dipelihara baik baik,dan dijadikan tujuan hidup.

                Ibadah (Khidmah) totalitas kepada Allah Swt (mengabdikan diri kepada Allah Swt).Jika Allah Swt dengan kuasanya berkenan pada hambanya maka sebagi makhluk yang mengikuti fitrah penghambaan pada Allah swt, dia akan benar benar mengerjakan ibadahnya serta shalatnya, hidupnya, matinya, serta jiwa yang memenuhi jasadnya semua bermuara pada satu keyakinan tidak ada yang lain hanya Allah swt

                Akhlak secara bahasa bentuknya plural dari Al-Khlqu yang menerangkan tentang sifat yang melekat pada diri seseorang dengan penilaian terhadap jiwa sesorang itu muncul apakah ia dinilai baik,atau buruk,atau menjelaskan berbagai perangai dan kelakuannya. (Sirait, 2019, p. 209)     

 

B.   Sumber Al-quran tentang pendidikan akidah, ibadan dan akhlak

                Dalam pandangan islam,segala sesuatu yang dilakukan tentulah memiliki dasar hukum baik itu yang berasal dari dasar nakliyah maupun dasar akliyah yang terdapat dalam Quran surah An-nahl ayat 78

وَاللّٰهُ اَخْرَجَكُمْ مِّنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْـًٔاۙ وَّجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya;Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dan dia memberikan kamu penglihatan ,pendengaran agar kamu bersyukur

                Adapun pokok-pokok yang harus diberikan kepada anak adalah seluruh ajaran islam yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian:

1. Pendidikan islam yaitu pendidikan akhlak yang diberikan karena menempatkan pendidikan pada posisi yang paling mendasar terlebih bagi kehidupan anak,sehingga dasar-dasar akidah harus terus menerus ditanamkan dalam diri setiap anak.

2. Pendidikan ibadah hal ini juga sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak dalam mencapai ilmu yang berdasarkan Al-quran dan hadis.

3. Pendidikan akhlak harus diberikan keteladan yang tepat,juga harus ditunjukkan bagaimana menghormati dan bertata krama bagi guru,kakak dan adik serta bersopan santun dalam bergaul antar sesama manusia

                Pendidikan akhlak juga diberikan materi penting pada anak dalam sabdah rasululloh saw yang artinya : tidaklah ada yang lebih baik dari pemberian seseorang ayah kepada anaknya daripada akhlak yang baik (H.R Tarmidzi). (Halimatuzzuhratulaini, 2020, pp. 82–84)

 

C.   Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam Klasik dan Modren tentang pendidikan Akhlak,ibadah,dan akidah.

1. Pemikiran tokoh Abu Hanafi

      Dalam pemikiran tokoh Abu Hanafi mengenai tujuan pendidikan yang termasuk salah satu aspek penting yang membicarakan falsafah pendidikan bahkan,tidaklah berlebihan dikatakan bahwa perbedaan suatu falsafah pendidikan itu bertujuan untuk pendidikan yang digariskan dalam kaidah metode pendekatan pendidikan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.Pandangann Abu Hanafi bertujuan menjelaskan pernyataan yang mengenai ilmu dan amal dalam suatu perbuatan. Sesungguhnya ilmu yang disertai dengan perbuatann yang sedikit iyalah lebih bermanfaat daripada kebododhan yang disertai dengan perbuatan yang banyak yang terdapat dalam Quran Surah Az-Zumar yang artinya;Katakanlah apakah sama orang orang yang mengetahui dengan orang orang yang tidak mengetahui?Sesungguhnya hanya orang barakallah yang menerima pelajaran.Berdasarkan pendapat tersebut maka pendidikan islam pada Abu Hanafi mencakup dua pokok yaitu tujuan pendidikan islam yang memperoleh ilmu pengetahuan dan pemahaman yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas amal ibadah seseorang.(Arifin, 2018, pp. 22–23)

2. Pemikiran tokoh Imam Syafi’i

      Pemikiran Imam Syafii sebagian besar tertuang dalam karyanya diwan asy-syafii.Karya yang berisi kumpulan syair ini secara rinci mengulas beberapa hal penting dalam pendidikan.Diantaranya iyalah seputar keutamaan ilmu klasifikasi ilmu,adab dalam mencari ilmu/belajar,panduan memperoleh ilmu ketika berdebat,dan perihal menjadi ahli fiqih atau tasawuf.

      Imam Syafii juga berkata belajarlah seseorang tidak dilahirkan sebagai seorang alim pemilik ilmu tidak seperti orang yang bodoh.Pemimpin satu kaum yang tidak memiliki ilmu terlihat kecil jika dikelilingi oleh pasukannya.Orang yang kecil ditengah satu kaum yang dimilikinya untuk mengkaji dan mendalami ilu pengetahuan.(Arifin, 2018, pp. 36–37)

3. Pemikiran Ibnu Sahnun

      Ibnu sahnun mengungkapkan secara lugas tujuan pendidikan dalam islam membicarakan metode pendidikan dan mpengajaran yang digunakan selama menjadi seorang guru.Terungkap bahwa pembentukan etika secara umum merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh ibnu Sahnun.Dengan kata lain,tujuan pendidikan yang utama bagi Ibnu Sahnun iyalah membina moral,etika,atau akhlak sehingga menjadi manusia yang mulia.Tujuan pendidikan Ibnu Sahnun dapat dijabarkan sebagai berikut:

a. Meningkatkan rasa keberagaman yang akhirnya membawa pada pandangan egaliatarisme.

b. Menyebarkan ilmu agama (islam)kepada umat manusia.

c. Menghasilkan ilmu dan mendapatkan makhrifat.

d. Mendapatkan kedudukan atau posisi ditengah masyarakat

e. Memperoleh rezeki atau penghidupan.

f. Menyerap akhlak atau budi pekerti yang luhur.

      Berdasarkan tujuan pendidikan yang dirumuskan oleh Ibnu Sahnun tersebut,tampak jelas bahwa ia mengutamakan adanya keseimbangan.Pendidikan tidaklah hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan akhirat,tetapi juga memenuhi kepentingan duniawi.Ini berarti seorang muslim mesti sadar bahwa aktifitas pendidikan yang dilakukan muslim iyalah mementingkan kepentingan duniawi dan ukhrawi.(Arifin, 2018, pp. 49–50)

 

D.   Tujuan Materi,Metode,Media,Sumber belajar,dan evaluasi pendidikan akidah,ibadah dan akhlak

1. Tujuan

                Pada prinsipnya yang menjadi tujuan akhir pendidikan agama islam yang sesuai dengan identik dengan tujuan hidup manusia muslim adalah mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat.Tujuan pendidikan agama islam yaitu membina manusia beragama berarti manusia yang mampu melaksanakan ajaran-ajaran agama islam dengan baik dan sempurna,sehingga tercermin mana sikap dan tindakan dalam seluruh kehidupannya,dalam rangka mencapai kebahagiaan dan kejayaan dunia dann akhirat,yang dapat dibina melalui pengajaran agama yang intensi dan efektif.Dalam hadist riwayat Al-Baihaqi yang artinya:Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kesolihan akidah dan akhlak.

2. Materi

                Materi pendidikan agama islam yaitu memiliki 4 pokok yaitu:Quran hadis,akidah akhlak,fiqih dan sejarah kebudayaan islam.Menurut Arifin ada 3 aspek nilai yang terkandung dalam pendidikan islam yang hendak direalisasikan melalui metode yaitu pertama membentuk peserta didik menjadi hamba Allah yang mengabdi kepadanya semata ,kedua yaitu berpacuan pada Al quran dan hadis.

3. Metode

                Metode pembelajaran ini harus diterapkan dalam mempermudah pencapaian tujuan sebagaimana hadis nabi yang artinya bagi segala sesuatu itu ada caranya dan metode masuk surga,adalah ilmu H.R Dailani.

4. Evalusi

                Evaluasi merupakan salah satu komponen penting yang harus ditempuh untuk memantau hasil yang diperoleh dan dapat dijadikan umpan balik pendidikan yang dapat memperbaiki dan menyempurnakan program dan kegiatan pembelajaran.(Handayani et al., 2021, pp. 96–100)

                       

                     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A.   KESIMPULAN

       Pendidikan secara etimologi kata yang senantiasa dirujuk para ahli adalah tarbiyah untuk kemudian dijelaskan bahwa berasal dari”robba-yarbu” yang berarti yang bertambah dan bertumbuh “rabiyah-yarba”yaitu menjadi besar dan memelihara.Dari akar tersebut pendidikan dipahami sebagai segala sesuatu yang mengalami proses perubahan kearah yang lebih baik

       Adapun pokok-pokok yang harus diberikan kepada anak adalah seluruh ajaran islam yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian:

1. Pendidikan islam yaitu pendidikan akhlak yang diberikan karena menempatkan pendidikan pada posisi yang paling mendasar terlebih bagi kehidupan anak,sehingga dasar-dasar akidah harus terus menerus     ditanamkan dalam diri setiap anak.

2. Pendidikan ibadah hal ini juga sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak dalam mencapai ilmu yang berdasarkan Al-quran dan hadis.

3. Pendidikan akhlak harus diberikan keteladan yang tepat,juga harus ditunjukkan bagaimana menghormati dan bertata krama bagi guru,kakak dan adik serta bersopan santun dalam bergaul antar sesama manusia

 

 

 


DAFTAR PUSTAKA

 

Arifin, Y. (2018). Pemikiran-Pemikiran Emas Para Tokoh Pendidikan Islam. IRCiSoD.

Halimatuzzuhratulaini, B. (2020). 72-93 Pendidikan Karakter Pada PAUD Dalam Prespektif Al-Qur’an Dan Hadis. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 18(2), 72–93. https://doi.org/10.37216/tadib.v18i2.377

Handayani, F., Ruswandi, U., & Arifin, B. S. (2021). Pembelajaran PAI di SMA: (Tujuan, Materi, Metode, dan Evaluasi). Jurnal Al-Qiyam, 2(1), 93–101.

Sirait, I. H. (2019). Wawasan Pendidikan Islam Mengenai Akidah, Ibadah dan Akhlak. Idrak: Journal of Islamic Education, 2(1), 207–214.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Silahkah di download file higgsdomino  Link download 64 bit https://www.mediafire.com/file/ncws8zo286b86mg/Higgs+Games+Island_64bit_2.49.zi...